Menulis untuk keabadian

Perintah pertama bagi umat manusia adalah membaca. Perintah ini bahkan diulang ulang pada beberapa ayat yang diajarkan melalui perantara Jibril. Dengan membaca manusia akan mampu mengenal diri, lingkungan dan juga pencipta-Nya. Adalah hal yang keliru saat membaca seringkali ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari. ‌

Setelah manusia itu mampu membaca, mereka diwajibkan untuk menyebarkan ilmu pengetahuan yang telah dimiliki kepada orang lain. Lalu dengan apa mereka menyebarkan ilmu pengetahuan itu? Tentu saja dengan tulisan, Melalui tulisan kita bisa mengenal sejarah suatu bangsa, tokoh dunia dan juga belajar untuk membuat prediksi hal apa yang akan terjadi dimasa depan. Kegiatan menulis menjadikan manusia berbeda dengan makhluk lainnya. Tulisan adalah media untuk melukis buah pikir dari umat manusia. ‌

Adanya perkembangan zaman yang dikatakan modern menjadikan arus informasi begitu deras menghujam otak manusia. Sebagai akibatnya manusia seringkali kehilangan fokus pada satu hal. Jumlah kata yang diproduksipun semakin terbatas. ‌

Jika mau membandingkan dengan zaman dahulu, manusia mampu membuat berbagai karya sastra dan juga dasar-dasar ilmu pengetahuan yang sangat fenomenal. Para cerdik cendikia menggunakan tulisan untuk menyampaikan ide serta gagasan besar mereka. Orang akan dengan mudahnya lupa dengan kekayaan, gelar dan pangkat. Namun orang tak akan pernah lupa dengan karya tulisan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *